Faktor Hambatan Bisnis – Setiap orang memiliki impian yang berbeda. Ada yang nyaman dengan bekerja menjadi pegawai di instansi pemerintahan, karyawan di perusahaan swasta, dan ada pula yang ingin pengusaha dengan membangun bisnis sendiri meski harus dimulai dari skala kecil, bahkan mikro. Bahkan sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja dengan kisaran usia antara 20 hingga 30-an tahun ingin memiliki bisnis sendiri suatu hari nanti. Sayangnya keinginan memiliki dan membangun bisnis sbobet hanya sekadar keinginan. Banyak alasan umum yang membuat mereka tidak melakukan lompatan untuk beralih menjadi pebisnis. Mulai dari kurangnya pengetahuan, pengalaman, dana atau modal, hingga bingung harus memulai dari mana. Disadari atau tidak, hambatan-hambatan tersebut bisa menjadi ‘pencuri mimpi’ yang mencegah Anda untuk mencapai potensi diri secara penuh sebagai seorang wirausaha (entrepreneur). Berikut beberapa hambatan yang sering dihadapi dalam memulai bisnis dan cara mengatasinya, sehingga Anda bisa melaluinya untuk meraih impian Anda sebagai wirausaha.

Lingkungan Bisnis

Setiap bisnis harus tanggap terhadap kekuatan-kekuatan yang ada di sekitar mereka, baik itu kekuatan sosial, teknologi, ekonomi, politik, atau bahkan etika. Perusahaan yang dapat merespons secara positif dapat menggunakan lingkungan bisnis sebagai pemberi peluang, sedangkan perusahaan yang merespons secara negatif akan mendapatkan lingkungan bisnis sebagai penghambat atau penghalang!

Rencana Bisnis

Rencana bisnis yang realistis dapat mendeteksi peluang. Di sisi lain, rencana yang tidak realistis mengarah pada usaha yang sia-sia. Meskipun terlihat sederhana, membuat rencana bisnis bukanlah hal yang mudah dan Anda perlu memperhatikan berbagai hal.

Kendala Finansial

Hambatan biasanya terjadi karena pelaku bisnis online tidak dapat mengelola keuangan dengan baik atau bahkan pelaku bisnis sama sekali tidak memantau arus keuangan Padahal, melacak pendapatan dan pengeluaran bisnis sangat penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Dari laporan ini, pelaku bisnis bisa mengetahui perkembangan bisnisnya dan masalah yang perlu diselesaikan. Maka itu, kamu sebagai pelaku bisnis harus bisa memantau kondisi laporan keuangan agar jika terjadi hambatan, kamu bisa langsung mengetahuinya dan segera menyelesaikannya. Dari laporan keuangan, kamu juga bisa mengetahui hal-hal yang bisa kamu tekan pengeluarannya sehingga menghemat biaya operasional

Terlambat Berinovasi

Mengingat setiap bisnis memiliki umurnya masing-masing, inovasi sangat dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis. Dalam hal ini, kamu bisa mengamati tren, baca pergerakan pasar, lalu ambil kesimpulan apakah ada sesuatu hal positif yang bisa dilakukan dengan usaha yang sedang digeluti.

Baca Juga : Inilah Tips Awal Sukses Memulai Bisnis Laundry

Ditolak Investor

Hampir sama dengan membangun kepercayaan konsumen, membuat investor percaya terhadap bisnis Anda adalah sesuatu hal yang cukup sulit. Terlebih melihat bisnis yang baru saja Anda bangun. Mendengar penolakan demi penolakan tak jarang akan membuat Anda tertekan lucky neko dan ingin menyerah. Anda perlu mengetahui apa yang diinginkan calon investor Anda. Pilihlah investor-investor yang relevan dengan bisnis Anda. Penting untuk memetakan target calon investor beserta karakteristiknya. Kesuksesan menggaet investor juga berangkat dari bagaimana cara Anda meyakinkan mereka. Anda membutuhkan sikap percaya diri atas apa yang akan Anda bangun agar dapat melalui hambatan bisnis ini. Bagaimana orang lain akan percaya jika Anda menampilkan sesuatu yang tidak meyakinkan?

Kapasitas Kewirausahaan

Kualitas dan kapasitas wirausahawan menentukan keberhasilan dan kegagalan bisnis. Oleh sebab itu ada yang mengatakan bahwa tidak semua orang dilahirkan menjadi seorang pebisnis. Walaupun bukan bakat lahir, kapasitas atau kemampuan kewirausahaan dapat dipelajari dengan pengalaman.