Vape atau rokok elektrik menjadi tren anak muda dalam beberapa tahun terakhir. Pengguna vape pun makin banyak di kota-kota besar, membuat bisnis vape jadi sesuatu yang menjanjikan.

Pengguna vape adalah pelanggan loyal jika kamu memulai bisnis vape. Apalagi jika di sekitar tempat tinggalmu belum ada yang membuka usaha ini.

Pengguna vape makin banyak. Mereka memilih vape ketimbang rokok karena rasa yang beragam. Malah sekarang ini banyak perokok biasa yang mulai beralih IDN Toto ke vape.

Mereka beralasan vape lebih aman dari sisi kesehatan ketimbang rokok biasa. Itulah yang membuat banyak perokok beralih.

Bisnis vape pun punya peluang emas untuk dikembangkan. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di kota kecil bisnis rokok elektrik tersebut punya potensi berkembang.

7 Langkah Membuka Usaha Vape Store

Berikut terdapat beberapa langkah untuk membuka usaha vape store yang mudah untuk Anda ikuti, diantaranya yakni:

1. Mempelajari target market

Sebelum memulai usaha vape ini tentunya kamu sudah punya target pasar yang jelas. Siapa yang kira-kira akan menjadi pembeli setia di toko vape mu nanti.
Selain itu perhatikan juga apakah ada toko vape lain data hk yang akan bersaing dengan toko mu nanti. Jika iya sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kekurangan kompetitor mulai dari harga, pelayanan, hingga hal-hal lainnya.

2. Mempersiapkan modal

Peluang meraup untungnya memang besar, namun banyak orang pasti juga penasaran dengan berapa sebenarnya modal untuk membuka usaha vape store ?
Jika kebanyakan bisnis lain bisa membutuhkan modal hingga ratusan juta rupiah, maka untuk modal usaha vape kamu hanya perlu uang di kisaran puluhan juta saja.
Tidak lebih dari 50 juta rupiah, bisnis yang menjanjikan omzet tinggi per bulannya ini sudah bisa kamu jalankan dengan baik.

3. Memahami supply dan demand

Tidak hanya bisnis vape saja, segala usaha bidang lain pastinya juga berlaku hukum pasar. Jika demand lebih besar dari supply pastinya harga akan melonjak naik.
Namun sebaliknya jika supply lebih besar dari demand maka harga akan turun. Dari pemahaman ini kamu bisa menentukan seberapa besar peluang bisnis ini untuk mengambil keuntungan.

4. Mencari tempat dan lokasi yang strategis

Seperti kebanyakan toko lainnya, lokasi yang strategis sangat mempengaruhi kesuksesan untuk menjalankan bisnis vape store ini.
Pilihlah lokasi pinggir jalan yang ramai dilalui oleh orang banyak, dan pastinya mudah di jangkau oleh masyarakat luas.

5. Harga grosir

Permainan harga merupakan salah satu taktik jitu agar bisa bersaing dengan kompetitor dan agar bisa memancing konsumen supaya membeli lebih banyak.
Kamu bisa menjual produk vape dengan harga yang lebih bervariasi, seperti memberikan harga grosir untuk konsumen tertentu atau jika membeli dalam jumlah tertentu. Melalui aplikasi Olsera, kamu bisa mengatur harga grosir dengan mudah untuk setiap produk yang dijual.

6. Management inventory yang baik

Dibutuhkan sistem manajemen yang baik agar bisnis vape store ini bisa terus berkembang dan berjalan dengan lancar. Untuk itulah kita butuh aplikasi kasir yang handal dengan berbagai macam fitur yang mendukung.
Salah satu aplikasi kasir terbaik yang bisa kamu pakai untuk vape store yaitu Olsera. Ada banyak fitur Olsera yang bisa bermanfaat untuk usaha vape, terlebih jika kamu berencana membuka banyak cabang.

7. Memanfaatkan media sosial

Sebagai sarana promosi yang murah dan praktis, media sosial merupakan pilihan yang tepat untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Cobalah untuk aktif di berbagai media sosial populer seperti instagram, facebook, tiktok, hingga aplikasi chat seperti whatsapp dan line.

Promosikan dengan orang-orang terutama yang memiliki minat terhadap vape. Kamu bisa menemukan komunitas ini dengan mudah melalui media sosial.