Pebisnis Terkaya Di Indonesia – Beberapa sumber telah mengurutkan beberapa pebisnis terkaya di Indonesia.Urutan tersebut ditentukan berdasarkan jumlah keseluruhan kekayaan yang tersebar pada sejumlah kepemilikan aset. Mulai dari harta dengan nama pribadi sampai perusahaan publik masing-masing individu tersebut.Berikut ini adalah informasi selengkapnya dari skinlinecenter.

Robert Budi Hartono

Layaknya tahun lalu, R.Budi Hartono masih menempati urutan pertama dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan total aset sebesar 23,1 miliar dolar AS atau Rp 359,3 triliun.

Michael Bambang Hartono

Kakak dari Budi Hartono tersebut memiliki total kekayaan sebesar 22,2 miliar dolar AS, setara dengan Rp 345,4 triliun. Dengan total kekayaan tersebut, Bambang Hartono mampu menempati urutan kedua dalam daftar orang terkaya. Sama dengan saudaranya, Budi Hartono, kekayaan Bambang Hartono juga berasal dari kepemilikan saham BCA, Djarum, dan Polytron.

Low Tuck Kwong

Pemilik Bayan Resources yang bergerak di bidang batu bara tersebut memiliki total aset kekayaan sebesar 9,7 miliar dolar AS, atau Rp 150,8 triliun. Menurut data tersebut, kekayaan Tuck Kwong meningkat hampir 5 kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2021, dimana Tuck Kwong memiliki aset sebesar 2,55 miliar dolar AS atau Rp 188, 76 triliun.

Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia memiliki kekayaan senilai US$7,4 miliar atau sekitar Rp109,98 triliun. Ia menghasilkan banyak uang dengan memproduksi PET dan petrokimia lainnya.Pada 1970-an ia dan ayahnya mendirikan Indorama Corporation sebagai pembuat benang raja sgp toto pintal. Sekarang perusahaan telah berkembang ke sektor pembangkit tenaga listrik petrokimia, membuat produk industri termasuk pupuk, poliolefin, bahan mentah tekstil, dan sarung tangan medis.

Baca Juga : 5 Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memulai Bisnis

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Lim hariyanto memiliki kekayaan mencapai US$6,4 miliar atau setara Rp95,11 triliun. Lim merupakan pengusaha perkebunan kelapa sawit melalui bendera Bumitama Agri yang tercatat sebagai emiten di Singapura. Bersama mitranya asal China, Lim membentuk grup Harita, pemilik smelter nikel di Halmahera, Maluku Utara.

Chairul Tanjung

Chairul Tanjung memiliki kekayaan senilai US$4,9 miliar atau sekitar Rp72,85 triliun. Ia merupakan pendiri CT Corp yang terkenal karena menerbitkan kartu kredit, mengoperasikan hipermarket, dan menjalankan stasiun TV.