Semakin populernya kegiatan jual beli secara online, membuat jasa pengiriman barang juga semakin dibutuhkan. Hal ini bisa menjadi keluaran sgp peluang yang menjanjikan jika dikelola dengan benar. Maka dari itu tidak heran jika semakin banyak orang tertarik dengan cara membuka usaha jasa pengiriman barang atau franchise jasa pengiriman barang.

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini kita telah masuk dalam era digitalisasi. Berbagai aktivitas lebih banyak dilakukan secara online termasuk berbelanja. Berbelanja secara online dianggap lebih praktis karena Anda tidak perlu datang ke toko secara langsung namun cukup menunggu dan barang akan dikirim ke rumah.

Di sisi lain, aktivitas jual beli online yang semakin meningkat juga membuat kebutuhan akan pengiriman barang juga semakin meningkat. Maka dari itu, membuka usaha jasa pengiriman barang bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan.

Pengertian Bisnis Ekspedisi

Jasa pengiriman atau bisnis ekspedisi memiliki beberapa arti. Menurut Investopedia, logistik sendiri mengacu pada proses keseluruhan pengelolaan sumber daya. Termasuk penyimpanan hingga diangkut menuju ke lokasi tujuan.

Manajemen logistik melibatkan identifikasi calon distributor, pemasok, dan menentukan efektivitas serta aksesibilitasnya. Sementara itu, menurut Full Tilt Logistics, perusahaan logistik merencanakan, menerapkan, dan mengendalikan pergerakan dan penyimpanan barang, jasa, atau informasi dalam rantai pasokan dan antara titik asal ke lokasi tujuan.

Dapat disimpulkan jasa pengiriman atau bisnis ekspedisi adalah perusahaan yang merencanakan, mengatur, dan mengendalikan pergerakan barang mulai dari pengiriman hingga tiba di tujuan.

Tips Memulai Bisnis Ekspedisi

1. Siapkan Modal

Setiap bisnis tentu membutuhkan modal. Modal bisnis ekspedisi memang cukup besar, tetapi tergantung jenis layanan dan ruang lingkup usahamu. Modal utama yang harus kamu miliki ada kendaraan sendiri, baik motor maupun mobil. Kendaraan ini yang akan kamu gunakan untuk togel singapore angkutan logistik nantinya. Selain kendaraan, hal lain yang harus kamu siapkan adalah sewa lokasi usaha, timbangan barang, meja, kursi, alat tulis kantor, surat izin usaha, dan biaya operasional lain termasuk biaya karyawan.

2. Pertimbangkan Membangun Mitra

Jika kamu merasa kesulitan mencari pelanggan, cobalah dengan membangun mitra usaha sendiri. Bagaimana caranya? Kamu bisa menawarkan jasamu kepada usaha-usaha lain di lingkunganmu.

Misalnya, kamu bisa menawarkan jasa pengiriman kepada agen galon, toko sembako, atau toko ikan hias. Kamu bisa menyepakati seperti apa tarif yang kamu inginkan. Apakah dihitung berdasarkan jarak, bulanan, atau dengan sistem komisi?

3. Konsistensi

Tips terakhir adalah konsistensi. Dalam menjalankan bisnis yang menjual layanan dan jasa, maka konsistensi adalah hal penting yang harus kamu miliki. Kamu perlu menjaga ketepatan waktu pengiriman barang dan menjaga kondisi barang tetap baik.

Jangan sampai membuat pelanggan kecewa karena kesalahan yang kamu buat. Nantinya bisa berakibat fatal bagi bisnis yang baru dibangun. Hal ini mendatangkan kepercayaan pelanggan adalah hal utama yang harus dilakukan.

4. Strategi Promosi

Selanjutnya memasuki strategi promosi. Untuk mendapat pelanggan, kamu perlu memperkenalkan jasa pengirimanmu kepada orang-orang. Apakah harus memasang iklan, mencetak brosur, dan memasang spanduk? Tentu tidak. Kamu bisa melakukan promosi dari yang paling dasar.

Gunakanlah strategi mouth to mouth atau promosi dari mulut ke mulut. Bagaimana caranya? Kamu bisa mulai dengan menawarkan jasamu kepada tetangga. Mungkin saja, ada tetanggamu yang memiliki usaha galon isi ulang namun kekurangan orang. Kamu bisa menawarkan jasa mengirim galon.

Selain itu, kamu juga bisa datang ke pasar menemui pedagang langgananmu. Kemudia menawarkan jasa kirim yang kamu sediakan. Misalnya, mengirim sembako pesanan tetangga atau mengirim daging ke rumah langganan.

5. Tentukan Tarif

Selanjutnya, kamu perlu menentukan tarif jasa pengiriman. Pertama-tama perhitungkan modal dan jarak tempuh pengiriman barang.

Kamu bisa menetapkannya per kilometer dan juga berdasarkan berat barang. Usahakan memberikan tarif yang murah agar bisa bersaing dengan kompetitor.

6. Tentukan Sistem Pengiriman

Setelah menentukan wilayah pengiriman, kamu bisa menetukan bagaimana sistem pengiriman yang kamu tawarkan. Apakah kamu akan menyediakan jasa pengiriman kilat atau hanya pengiriman regular dalam waktu kirim beberapa hari?

Jika ingin menyediakan beberapa sistem pengiriman, pastikan kamu sudah menguasai betul daerah usahamu dan memiliki lebih dari satu kendaraan. Sebab, mungkin saja dalam satu waktu terjadi antrean barang yang harus kamu antarkan.

7. Tentukan Cakupan Usaha

Setelah menentukan jenis layanan, selanjutnya kamu perlu menentukan cakupan usaha ekpedisimu. Apakah kamu akan menyediakan jasa ekspedisi dari skala kecil atau sedang?

Jika ingin mulai dari skala keci, kamu bisa membuka wilayah pengiriman di dalam kota saja. Misalnya, se-kabupaten atau satu kota. Cakupan wilayah pengiriman yang kecil bisa memudahkanmu dalam menjalankan bisnis.

Pada awalnya, kamu tidak membutuhkan banyak modal. Kamu hanya perlu memiliki kendaraan sendiri dan menawarkan jasamu kepada tetangga. Jika ingin cakupan yang lebih luas, kamu bisa mempertimbangkan untuk merekrut pegawai dan membuka cabang.

8. Tentukan Jenis Layanan

Selanjutnya, kamu perlu menentukan jenis layanan apa yang akan kamu berikan. Dalam bidang bisnis ini, umumnya ada beberapa jenis layanan yang disediakan. Misalnya, layanan pengiriman dokumen, pengiriman makanan, hingga pengiriman barang.

Untuk pengiriman barang sendiri bisa dibedakan menjadi beberapa kategori. Contohnya, barang pecah belah, obat-obatan, kargo, dan lainnya. Mengapa perlu menentukan jenis layanan?

Ini karena setiap jenis barang membutuhkan perlakuan yang berbeda. Misalnya, makanan. Kamu mungkin data hk membutuhkan wadah khusus untuk menjaga kondisinya tetap baik.